BERITA DAN PENJELASANNYA
1. Menemukan Informasi Aktual dan Akurat dalam Teks Berita
- Pengertian Berita: Teks yang melaporkan kejadian, peristiwa, atau informasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi yang sifatnya aktual (hangat) dan faktual (nyata).
- Unsur ADIKSIMBA (5W+1H): Fondasi utama menyusun dan membedakan teks berita dengan teks lainnya.
- Apa (What): Peristiwa apa yang terjadi?
- Di mana (Where): Lokasi kejadian peristiwa?
- Kapan (When): Waktu terjadinya peristiwa?
- Siapa (Who): Tokoh atau pihak yang terlibat?
- Mengapa (Why): Alasan atau latar belakang peristiwa terjadi?
- Bagaimana (How): Proses atau kronologi peristiwa.
- Literasi Digital (Cek Fakta): Langkah kritis untuk memeriksa keaslian berita di internet dengan memeriksa kredibilitas situs web, verifikasi keaslian foto/video, serta membandingkan data dengan sumber resmi pemerintah atau lembaga tepercaya.
2. Struktur Teks Berita (Model Piramida Terbalik)
Sesuai dengan buku pelajaran Kurikulum Merdeka, informasi berita disusun dari yang paling penting hingga yang kurang penting dengan pembagian 3 struktur utama:
- Kepala Berita (Lead): Bagian pembuka yang paling krusial. Biasanya terletak di paragraf pertama dan wajib memuat mayoritas unsur ADIKSIMBA agar pembaca langsung mengetahui inti peristiwa.
- Tubuh Berita (Body): Bagian pengembangan. Berisi penjelasan rinci dari kepala berita, latar belakang lengkap kronologi, serta penyertaan kutipan pernyataan dari narasumber atau saksi mata.
- Kaki Berita (Tail): Bagian penutup yang berisi informasi pendukung atau tambahan. Bagian ini jika dipotong atau dihilangkan oleh editor tidak akan merubah keutuhan isi berita utama.
3. Kaidah Kebahasaan Teks Berita
Untuk menjaga objektivitas dan kejelasan informasi, teks berita memiliki karakteristik bahasa khusus:
- Bahasa Baku dan Denotatif: Menggunakan kata-kata yang sesuai KBBI dan bermakna lugas (sebenarnya) untuk menghindari makna ganda.
- Kalimat Langsung dan Tidak Langsung:
- Kalimat Langsung: Meniru ucapan narasumber secara persis menggunakan tanda petik dua ("...").
- Kalimat Tidak Langsung: Mengubah kalimat narasumber menjadi bentuk penceritaan kembali.
- Kata Kerja Pewarta: Kata kerja yang digunakan untuk mengindikasikan suatu percakapan atau penyataan (contoh: mengatakan, memaparkan, menjelaskan, menegaskan, menurut).
- Konjunsi Temporal/Kronologis: Kata hubung yang menyatakan urutan waktu terjadinya peristiwa (contoh: kemudian, lalu, setelah itu, sejak, selanjutnya).
4. Proyek Praktis: Membuat Vlog (Video Blog) Berita
Siswa dituntut untuk tidak hanya terampil menulis, tetapi juga mampu mengomunikasikan berita inovasi secara lisan melalui media digital:
- Pemilihan Topik: Berita harus mengangkat tema inovasi (teknologi, sosial, pendidikan, atau lingkungan) yang membawa dampak positif dan dikemas secara menghibur.
- Keterampilan Berbicara (Public Speaking): Memperhatikan intonasi, artikulasi yang jelas, tempo bicara yang tidak terlalu cepat, serta ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang natural di depan kamera.
- Aspek Teknis Produksi: Pengambilan gambar yang stabil, kejelasan audio (tanpa noise yang mengganggu), penyusunan skrip/storyboard sebelum syuting, proses editing video, hingga etika memublikasikannya secara aman ke platform digital (seperti YouTube atau Instagram).

.png)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah mengunjungi situs ini